Keajaiban Itu Bernama Gombal

By Andre Demofa - Januari 24, 2020



Saya jadi ingin mengingat iklan Cak Lontong, “Apa benar dengan segelas sprite, kita bisa...”

Pasti kamu semua tau iklan fenomenal itu yang akhirnya membuat kita semua kecanduan soda.

Tapi coba ganti kalimat itu dengan, “Apa benar sebuah gombal bisa membuat kita terbang?”

Jawabannya, bisa!

Gombal sudah ada dari masa-masa paceklik. 

Jangan salah, manusia primitif masa lalu juga suka menggombal, loh.

“Aku akan menuliskan wajahmu di dinding gua ini, supaya kita abadi dalam ingatan...”

Dia pun mengambarkan wajah pasangannya dan kehidupan keluarga mereka, itulah mengapa kita tau mereka ada.

Meskipun belum ada penelitian lebih lanjut tentang ini.

Tapi mengingat pepatah yang mengatakan, “Buah tak jatuh jauh dari pohonnya,” maka hipotesa itu ada benarnya. Anak zaman now kan hasil reproduksi manusia primitif masa lalu. Jadi gen-gen gombal itu mungkin terbawa oleh nenek moyang kita di masa itu.

Zaman sekarang saja teori kata-kata semakin canggih. Bahkan orang bisa menggombali pasangannya pakai rumus matematika atau algoritma pemrograman, dan lebih romantis jika pakai lagu. 

Huhuhu.

Kalau dulu Habibie ngomong ke Ainun, “Ainun, kamu cantik sekali, Asam Jawa sudah berubah  jadi gula pasir rupanya,”  bagi sebagian generasi sekarang bakal mikir-mikir dulu.

“Maksudnya apaan?”

“Asam Jawa apaan?”

“Gula pasir apaan, yang ku tahu cuma gula merah.”

Gombal memang makin canggih, semakin kreatif mengikuti zaman.

Apalagi waktu acara gombal-gombal di televisi yang akhirnya jadi standart kegiatan MOS di SMA-SMA.

Mulai dari kepopuleran Gombal, “Bapak kamu itu mantan  tukang service hape, ya,” sampai “Kamu tahu gak bedanya kamu dengan ikan asin?”

Zaman sekarang gombal memang semakin wadidaw. 

Tapi kalau cowokmu ngomong, “Aku bakal selalu ada, mencintaimu sampai kapanpun, tidak peduli apa yang terjadi, aku akan tetap bersamamu... ”

Siram saja mukanya pakai bekas kumuran pepsodent.

Kamu tertipu.

Tapi itulah keajaiban sebuah gombal. Di saat itu kita merasakan indahnya tertipu....

Ajaib sekali.



  • Share:

You Might Also Like

0 Comments