Welcome Februari

By Andre Demofa - Februari 01, 2020



Februari adalah bulan dimana orang-orang berpikir terlalu banyak tentang asmara dan kasih sayang. Mungkin bukan cuma aku yang merasakan, tapi banyak orang lain di luar sana, ketika masuk ke Februari, aura-aura romantisme mulai hidup di berbagai sudut kota, di mall, pada brosur, di notifikasi online shop, semuanya  bertema kasih sayang. Warna serba pink mulai menghiasi media, dan segala jenis pernak-pernik, desain iklan, dan apapun itu mengarah ke Valentine’s day. 

Di smartphoneku pasti ada iklan masuk, ”Tunjukkan cintamu dengan...” yang lanjutannya berisi pesan komersil. Baik itu dari resto, dari bioskop, maupun ojek online yang memberikan penawaran dengan tema romantis yang bombastis.

Aku sih orangnya romantis. Konsisten lagi. Gak cuma di satu tanggal aja. Tanya aja doi.

Eh, emang udah punya pacar Ndre? 

Nah, itulah yang mau aku bahas sebenarnya. Haha. 

Tahun ini sedikit berbeda. Februari kali ini sedikit menganggu, membuatku pusing karena aku lagi merasakan yang namanya ‘dilema status’.

Apa itu dilema status?  

Mungkin aku akan menuliskannya nanti. 

Karena akan terlalu panjang dibahas dalam judul ‘Welcome Februari’. Entar kalau itu dibahas di sini judulnya jadi, ‘Welcome Dilema Status’. Haha. Jadi lebay, kan.

Ngomong-ngomong di bulan ini juga aku mulai lagi nulis secara rajin. Aku sudah ngumpulin event-event nulis terbaru, dan udah siapkan konten yang pastinya relevan dengan event itu.

Syukur-syukur kalau eventnya bersifat lomba aku punya kesempatan juara. Apalagi di bulan Februari ini, event nulis itu banyak banget. Jadi ini momentum untuk nulis sebanyak mungkin dan meraih dollar sebanyak-banyaknya demi mencukupi gaya hidup mahasiswa semester akhir yang agak-agak gimana gitu. Fiuhhh. Melelahkan.

Dan bicara soal Valentine’s day aku sih pasrah aja. Aku masih menunggu alam memberikan kodenya. Tentang apa yang harus ku lakukan dan yang tidak ku lakukan. 

Intinya, aku merasakan sangat bahagia sekaligus sedih di Valentine’s day kali ini.

Makanya Valentine’s days itu sebenarnya bukan hari yang menakutkan bagi jomblo aja, tapi jujur sih ini juga menakutkan bagi yang punya pacar.

Bedanya itu satu. Kalau jomblo indranya yang panas, sedangkan yang berpacaran dompetnya yang panas. Haha.

Khusus untukku, Valentine’s day ini punya satu masalah baru yakni tentang status. Bukan tentang perasaan. Karena perasaan sudah mencapai goalsnya.

Ada dilema rumit yang menunggu untuk dibereskan. Aku benar-benar dilema pokoknya. 

Tapi sembari menunggu hari itu datang, aku bakal tetap fokus mengerjakan semua tugas-tugasku. 

Apalagi ini bulan dimana kami yang udah bau toga ini mulai sibuk mengerjakan skripsi. Jadi kesempatan untuk mikir hal yang lain-lain itu hampir ga ada.

Ya, akhir kata semogalah bulan ini bisa memberikan aku jawaban atas setiap kegelisahanku, dan semoga blog ini tetap bisa konsisten dikerjakan, serta event yang ku garap bisa mendapatkan hasil yang positif dan memuaskan. Amin...

Mungkin itu dulu.

Welcome Februari, mari kita lakukan yang terbaik di bulan romantisme ini.

Salam buat kekasih kalian ya, dan buat yang jomblo salam buat kekasih masa depan kalian, ya. Hehe.


  • Share:

You Might Also Like

0 Comments